GAPOKTAN MEKAR SEJAHTERA
Gabungan Kelompok Tani(GAPOKTAN) MEKAR SEJAHTERA Desa Sindangkerta Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.
Jumat, 27 November 2020
Profil Gapoktan Mekar Sejahtera
PROFIL
GAPOKTAN MEKAR SEJAHTERA
DESA SINDANGKERTA
KABUPATEN BANDUNG BARAT
I. SUSUNAN KEPENGURUSAN GAPOKTAN ''MEKAR SEJAHTERA"
Ketua : Saman
Bendahara : Yayan Haryana
Sekretaris : Yani Suryani
Bidang Usaha :
1. UPJA (Usaha Jasa Alsintan )
Nama : Aban
Solih
2. Sumber Daya Manusia (SDM)
Nama : Ipin
Dian
3.PUPM ( Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat)
Nama : Yayan
Ina
4.Pengolahan Hasil Pertanian (PHP)
Nama : Rohimat
Cucu Sumarni
https://www.facebook.com/gapoktan.mekarsejahtera
Selasa, 16 Oktober 2012
Budidaya Tanaman Buah Buahan
DURIAN (Durio zibethinus)
1. Pendahuluan
Pemanfaatan lahan baik perkebunan maupun pekarangan dengan
bermacam-macam jenis tanaman,semakin di minati oleh masyarakat.
Buah buahanmenjadi pilihan utama karena selain dapat menciptakan lingkungan
yang hijau dan juga dapat memberikan hasil tambahan pendapatan. Salah satu yang
cukup menarik dan digemari untuk dikembangkan adalah pohon durian. Durian
sangat digemari hampir oleh setiap orang, sehingga ada yang menamakannya
sebagai Raja Buah atau Ratunya Buah. Disamping buahnya yang manis, harum dan
warna daging dari putih sampai kekuningan yang kaya akan
kalori, vitamin, lemak dan protein, juga batangnya bisa digunakan untuk bahan
bangunan, kayu bakar dan lain-lain.
2. Pemilihan Lokasi Pertanaman
a. Ikli-Durian tumbuh baik pada daerah tropika basah. Curah
hujan ideal adalah lebih dari 2000 mm pertahun dan tersebar meratasepanjang
tahun. Lama bulan basah 9-10 bulan pertahun. Musim kering lebih dari 3 bulan akanmenggangu
pematangan buah durian.
b. Ketinggian tempat yang lebih ideal adalah 100 - 500 m dari permukaan air laut. Bila ditanam pada tempat yang lebih tinggi
akan terjadi penurunan kualitas.
c. Tanah-Durian tumbuh baik pada tanah dengan pH netral. Durian
menghendaki tanah dalam dengan drainase baik. Akar durian peka terhadap
rendaman air.
3. Budidaya
a. Perbanyakan tanaman.
Durian dapat diperbanyak dengan cara generatif (dengan biji) atau dengan
caravegetatif. Bila
diperbanyak dengan biji, keunggulan sifat induk tidak dapat dipertahankan
sedangkan bila diperbanyak dengan cara vegetatif keunggulan
sifat induk dapatdipertahankan.
b. Pengolahan tanah.
Tanah dibersihkan dari rerumputan, dibajak, dicangkul dan batang serta kayuyang
ada disekitarnya dikumpulkn.
Bila drainainase yang kurang baik, dibuat parit-parit drainase
di sekitar kebun. Dilakukan menjelang atau sebelum musim hujan.
c. Penanaman
Di
lapangan Jarak tanam 10-12 m x 10-12 m.
Lubang tanam digali dengan ukuran 80 x 80 x 70 atau 70 x 70 x
60 cm. Siapkan lubang tanam 2-4 minggu sebelum tanam.
Tanah galian lapisan atas lebih kurang 20 cm ditempatkan di
sisi lubang secara terpisah dari lapisan bawah, lalu dicampur kompos /pupuk
kandang + 30 kg/lubang dan dibiarkan 2-3 minggu.
Bibit diletakkan di tempat lubang tanam sejajar dengan
permukaan tanah dan keranjang di buka berhati-hati.
Lubang tanam ditutup dengan tanah lapisan atas dan lapisan
bawah kemudian dipadatkan dan diratakan. Penanaman dilakukan pada awal musim
hujan, pada waktu penanaman bibit sebaiknya kita beri naungan untuk menghindari
sengatan matahari, guyuran hujan yang lebat juga untuk melindungi tanaman muda
dari terjangan angin kencang.Tanah di sekitar tanaman sebaiknya ditutupi dengan
dengan jerami kering agar kelembaban tanah tetap stabil.Naungan bisa dibongkar
setelah tanaman berumur _ 3-5
bulan.
d. Pemeliharaan
i. Penyiraman
Pada
awal pertumbuhan dilakukan setiap hari tergantung cuaca. Selanjutnya dilakukan 1 –3 kali seminggu di musim kemarau, terutama ketika tanaman
berbuah. Kekurangan air akan mengakibatkan kerontokan buah.
ii. Penyiangan
Penyiangan
dilakukan ketika tanaman yang sudah ditumbuhi rerumputan disekitar batang
tanaman. Penyiangan pada tanaman muda harus dilakukan dengan hati-hati.
iii. Pemupukan Pada umur 1 tahun diberi 500 g NPK. Jumlah pupuk
meningkat setiap tahun 1kg NPK pada umur 2 tahun, 1.5
kg NPK pada umur 3 tahun, 2 kg NPK padaumur 4 tahun.
Pupuk ditempatkan dalam rorakan (selokan) melingkari tanaman
dengan kedalaman 10-15 cm. Lingkaran berubah mengikuti pertumbuhan tanaman dan tajuk
pohon. Pupuk ditabur merata ke rorakan dan ditutup kembali dengan tanah.
iv. Pengendalian hama dan
penyakit.
Hama seperti penggerek buah, penggerek batang dan perusak daun dikendalikan
dengan menggunakan Sumithion 50 cc atau Thiodan 35 EC dengan dosis 2 cc/liter
air. Pada tanaman dewasa dapat dilakukan dengan menyuntikkan pestisida
kebatang.
e. Pemanenan.
Bunga
pertama muncul pada usia _ 8
tahun.
Musim berbunga jatuh pada musim kemarau, sekitar bulan
Juni-September.
Berbuah
4-5 bulan setelah berbunga, buah sudah matang.
Buah yang matang akan jatuh sendiri. Buah yang dipetik
langsung, dianginkan 1-2 ha. kemudian
diperam.
Langganan:
Postingan (Atom)
